Thursday, January 24, 2008

First Posting on 2008

0 comments
Duhai...rasanyo sudah lamo ambo tidak menulis di blog ini lagi. Padahal, selama ini ambo rajin MAU menulis. Tetapi entah kenapo, setiap kali jari ini hendak memijit tombol komputer, tiba2 sajo ambo diserang rasa ngantuk yang luar biasa... Terakhir ambo posting disini tahun 2007, nah sekarang udah tahun 2008 lagi... Onde mande....

Sodara2, beginilah akibatnya kalo kita nulis setelah makan rendang. Selain perut jadi kenyang dan otak gak bisa mikir, kata-kata yang keluarpun jadi makso....eh, maksa.

Eniwei, ngerasa bersalah banget deh hampir sebulan gak ngupdate blog. Kebayang gimana perasaan fans2 saya yang tiap hari buka blog ini, yang hanya bisa mendesah kecewa karena gak ada tulisan baru di sini, beberapa diantaranya mungkin ada yang menangis histeris sambil garuk2 tanah. Untuk itu, saya mohon maaf yah. Saya mengerti perasaan kalian semua kok. Perasaan kangen sama saya tuh manusiawi banget kok, bukan penyakit turunan ataupun kutukan dari tuhan, semua orang yang kenal saya pasti pernah mengalaminya. Gak perlu malu untuk mengakuinya :-p

Okeh update berita terkini :

Pertama, I got a new laptop....yippiieee.... !!!!! Sebuah laptop yang indah, khas produk2 Apple, MacBook berwarna putih, layar 13.3” (diagonal) glossy TFT WideScreen, Processor Intel Core 2 Duo 2.0Ghz, 1GB of 667MHz DDR2 SDRAM, Harddisk 80GB serial ATA 5400rpm, serta Built in iSight camera, dan tentu saja Mac OS X Leopard (meooowww....eh, auuummmmm!!!)
Saat ini saya belum ngasih nama sama 'istri' baru saya ini. Tadinya mau manggil 'si putih' aja, tapi panggilan ini udah jadi hak paten temen saya. Jadi sementara saya masih nyari2 di buku 'Kumpulan Nama Islami Buat Laptop Baru Anda”, sementara saya manggil dia 'honey' aja dulu.

Kedua, alhamdulillah rencana bisnis yang akan saya tekuni mengalami kemajuan yang sangat berarti, Insya Allah mudah2an pertengahan Februari nanti udah bisa saya launch. Jadi, bagi 10 pengirim sms pertama nanti akan dapet sebuah produk dari saya. GRATIS!! CUMA-CUMA!! KAGAK BAYAR!! Makanya, hayo2 mulailah berburu no hape saya, heheheee...

Ketiga, Alhamdulillah sampe akhir bulan pertama di tahun 2008 ini saya masih jomblo euy *gak penttiinnnngg... :-p*
Jadi berbahagialah fans2 yang bergenre wanita, karena diriku belum ada yang memiliki *halah....*

Jadi....beginilah kira2 gambaran kualitas blog saya di tahun 2008 ini. Garing dan gak penting.

Gak apa2 lah, yang penting nulis aja dulu yah.
Yang penting istiqomah dulu ngupdate blognya.
Kualitas tulisan akan meningkat seiring dengan meningkatnya frekuensi menulis.
(menghibur diri...)

Udah dulu ah. Semoga ketemu lagi dalam waktu dekat yah temen2. I promise myself to write more often :-)

Read full post »

Sunday, December 30, 2007

Penghujung Tahun 2007

1 comments

Tahun 2007 sebentar lagi akan meninggalkan kita.

Berarti satu tahun udah lewat.

And here I am... still jomblo...and (still) HAPPY of course...heheee

Di penghujung tahun biasanya kita menyempatkan diri untuk berhenti sejenak, melihat jejak-jejak kita di belakang.

Apakah saya sudah menjadi orang yang lebih baik dibanding tahun lalu??

Apakah saya sudah lebih dewasa dan lebih bijak??

Seberapa banyak yang udah saya lakukan buat kebaikan keluarga, agama dan negara saya??

Jujur, saya gak tau jawaban dari pertanyaan2 itu...

Well, di tahun 2007 ini banyak hal yang sudah terjadi dalam hidup saya. Banyak hal yang berubah. Ada perubahan yang positif dan menyenangkan, ada juga perubahan yang negatif.

Tetapi terlepas dari semua perubahan yang positif maupun negatif tersebut, banyak banget hal yang patut saya syukuri. Saya bersyukur karena hingga detik ini saya masih sehat wal’afiat. Saya bersyukur atas setiap mililiter udara yang saya hirup setiap harinya (gratis pula!!). Pokoknya, saya bersyukur atas semua nikmat yang udah dikaruniakan Allah SWT buat saya, yang gak mungkin bisa saya hitung jumlahnya.

Semoga saja di tahun-tahun berikutnya pun saya masih bisa mensyukuri semua hal yang saya dapatkan, baik ataupun buruk.

Okey, dari sekian banyak hal yang udah terjadi di tahun 2007 ini, ada beberapa hal/peristiwa yang menjadi salahsatu milestones dalam hidup saya, yaitu :

  • Tahun ini akhirnya saya menyelesaikan pendidikan S2 saya dengan sukses, tanpa ada gejala kerusakan otak sedikipun -- kalo ngalamin kram otak dikit2 sih pernah, waktu itu gak pemanasan dulu soalnya-- Maklumlah, dengan otak yang gak seberapa ini, siapa yang nyangka bisa lulus strata-2 di PT yang bergengsi pula. Makasih Ya Allah...
  • Dalam rangka selangkah menuju impian saya, akhir tahun ini juga saya mulai men-set up bisnis baru saya. Insya Allah bisnis ini akan menjadi salah satu bisnis yang menghidupi keluarga saya nanti, menyekolahkan anak2 saya ke sekolah2 terbaik, menyekolahkan anak2 yatim dan anak2 miskin, dan memberdayakan umat muslim agar bisa menjadi kekuatan yang gak diremehkan seperti sekarang ini...Amin ya rabb...
  • Sebenernya poin yang ini agak2 pribadi yah. Tapi gak apa2 lah saya buka dikiiiiitttt aja.... Begini, saya akhirnya dikasih kesempatan oleh Allah SWT untuk bisa mengenal lebih dekat seseorang yang sebelumnya gak pernah saya bayangkan sebelumnya. Let’s say, akhirnya si pungguk ini sekarang bisa kenal lebih deket sama sang rembulan :-) I know. It’s too good to be true. Makasih Ya Allah...

Tetapi di tahun 2007 ini juga saya mengalami kehilangan yang amat sangat dalam. Tepat di awal bulan ramadhan tahun 2007 ini --11 September 2007 tepatnya-- kakek saya tercinta dipanggil Allah SWT. Beliau adalah salahsatu panutan saya, pahlawan saya... Semoga arwah beliau ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, bersama para rasul, nabi, sahabat, syuhada dan orang-orang yang dicintai-NYA... Amien...

Finally, saya ingin menutup lembaran tahun 2007 ini dengan sebuah doa yang berasal dari sebuah hadits, yang mudah2an bisa menjadi pengingat buat kita semua :

“Ya Allah, ampunilah kesalahan dan kebodohanku, dan juga sikap berlebihanku dalam segala urusanku dan segala yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Ya Allah, ampunilah kesungguhanku dan kelakarku, dn ketidaksengajaanku dan kesengajaanku, serta semua yang ada disisiku. Ya Allah, ampunilah dosa yang telah aku lakukan dan yang belum aku lakukan, yang aku lakukan secara sembunyi maupun yang aku lakukan secara terang-terangan serta segala yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Engkaulah Yang Maha Mendahului an Yang Maha Mengakhiri dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR Abu Musa Al Asy’ari r.a, dari kitab Shahih Muslim)

Amien ya robbal ‘alamin...

Happy New Year All!! :-)

Read full post »

Wednesday, December 19, 2007

Thinkin' About You

0 comments
Yesterday I saw the sun shinin'
And the leaves were fallin' down softly
My cold hands needed a warm, warm touch
And I was thinkin' about you
Here I am lookin' for signs of leaving
You hold my hand, but do you really need me?
I guess it's time for me to let you go
And I've been thinkin' about you
I've been thinkin about you

When you sail across the ocean waters
And you reach the other side safely
Could you smile a little smile for me?
Cause I'll be thinkin' about you

I'll be thinkin about you
I'll be thinkin about you
I'll be thinkin about you

(by : Norah Jones)
Read full post »

Monday, December 17, 2007

Parent's Biggest Lies

2 comments
Sering kali, dengan berbagai alasan, orang tua kita seringkali ‘terpaksa’ membohongi kita. Hal ini seringkali terjadi terutama ketika kita masih culun dan cupu, yaitu pada saat usia dimana kita belum dibolehkan menonton fillm yang berisi adegan kebakaran didalamnya. Mereka ini mungkin belum menyadari bahwa membohongi anak-anak --apalagi anak sendiri-- sangatlah berbahaya dampaknya bagi perkembangan jiwa anak, serta tidak lupa juga dapat menyebabkan kanker, impotensi, gangguan terhadap kesehatan dan pertumbuhan janin :-p

Banyak sekali jenis2 bohong yang biasanya mereka lakukan terhadap kita, anak2nya yang lucu dan imut itu. Misalnya saja kebohongan seperti ini :

“Ssttttt....jangan nangis, kedengeran ngga ada suara genderuwo (atau bisa juga jenis dedemit lainnya, sesuai dgn budaya dan kepercayaan setempat) di belakang rumah yang ngikutin suara kamu??” *tak lupa sambil berakting memasang wajah mencekam dan misterius, pokoknya akting yang layak dianugerahi piala Oscar lah*
Biasanya kebohongan ini dibantu oknum lain --bisa sang ayah, kakak, tante, om, atau pembantu-- yang akan berperan sebagai suara sang makhluk misterius.

Atau mungkin ada yang pernah mengalami dibohongi dengan modus seperti ini :

“Ngga sayang, mama gak akan mungkin nyakitin kamu. Mama cuma pengen liat sebelah mana gigi kamu yang goyang itu, biar bisa mama obatin. Yuk sayang, coba dibuka mulutnya yaa....aaaaaa...”
Sepersekian detik setelah sang anak membuka mulut, sekonyong-konyong terjadilah adegan berdarah dimana sang mama mencabut dengan paksa si gigi tanpa dosa itu, diikuti dengan jeritan menyayat hati sang anak. (Ini termasuk kekerasan dalam rumah tangga atau ngga yah? :-D)

Hemm....and they called it white lies. Berbohong demi kebaikan kita, anak2nya...
Padahal khan bohong mah tetep aja bohong yah. Dosa tau.

Well, dari sekian banyak white-lies yang dilakukan oleh orang tua saya dulu, ada satu kebohongan mereka yang hingga saat ini masih belum dapat saya terima dengan hati yang lapang. Yaitu kebohongan seperti ini:

“Sayang, disunat tuh, gak sakit lho. Rasanya kayak digigit semut doang kok..., percaya deh sama mama.”
DIGIGIT SEMUT?? SEMUT DARI HONGKONG??!!
Sungguh ini merupakan FITNAH yang sangat keji buat bangsa semut. Benar-benar pembunuhan karakter bagi bangsa semut.
Diemut singa kelaperan mungkin analogi lebih tepat buat menggambarkan rasa takut dan rasa sakit yang saya rasain waktu itu.
(Hingga beberapa tahun kemudian, masalah kekuatan gigitan semut ini masih jadi misteri besar buat saya).

Anyway, setelah segede ini, saya baru bisa ngerti kenapa mereka melakukan kebohongan2 putih seperti itu. They really did those things for my own good. And I forgive them for that :-D.

Tapi itu gak membuat saya berencana melakukan hal2 seperti itu sama anak2 saya nanti ya. Selama masih ada cara untuk gak membohongi mereka (anak2 saya nanti maksudnya), saya gak akan ‘menipu’ mereka.

In fact, saya masih mikirin kira2 apa yah yang akan saya katakan sama anak saya nanti untuk membujuk dia supaya mau disunat. Ehm, mungkin kata2nya seperti ini ya :

“Anakku, dalam hidup setiap wanita, ada saat dimana mereka berada dalam kondisi antara hidup dan mati, dimana mereka mengalami kesakitan yang luar biasa, dimana saat itu jarak dengan kematian begitu dekat. Itulah saat mereka berjuang melahirkan anaknya. Mereka rela mempertaruhkan hidupnya demi kehidupan yang akan keluar dari rahimnya. Karena mereka, para wanita ini, tahu bahwa rasa sakit yang mereka derita itu akan sebanding dengan kebahagiaan yang mereka dapat setelahnya.”

Pada detik ini, mungkin anak saya akan terbengong2 dan berpikir ayahandanya sedang kerasukan Prabu Siliwangi atau Mahatma Gandhi. Atau mungkin dia hanya berpikir ayahandanya cuma salah makan aja.

Tapi saya gak akan peduli, dan tetep melanjutkan :

“Nah, kita laki-laki pun memiliki momen heroik seperti itu, nak. Momen itu adalah momen dimana bagian vital tubuh kita diiris-iris sama orang yang sama sekali gak kita kenal, orang yang kita gak tau ketulusan niatnya dan kebersihan hatinya, yang bisa saja berpura2 kebablasan motong dengan alasan terbawa suasana. Apakah ada momen yang lebih menakutkan dan menegangkan dari itu, nak??”

Pada saat itu anak saya pasti masih termangu dan berpikir : Ok. Positif. Ayahandaku emang ‘sakit’.

Tapi saya tau setelah itu saya gak perlu meneruskan ‘wejangan’ saya buat anak saya. Karena pada saat itu juga anak saya akan berkata : “Ayah, cukup!! Tolong jangan diteruskan. Aku mau melakukan apa saja asalkan ayah gak ngomong lagi. Apalagi cuma disunat. Disunat berkali2 pun aku mau deh....aku mohon...berhenti ngomongnya yah..??”

See?? It would work, wouldn’t it?
And then I wouldn’t have to lie to him, right??

Moral of the story : kayaknya emang lebih praktis ngebohongin anak aja kali yee...hehee...
Read full post »

Thursday, December 13, 2007

You're Beautiful

0 comments
My life is brilliant
My love is pure
I saw an Angel
Of that I'm sure

She smiled at me on the subway
She was with another man
But I won't lose no sleep on that
Cause I've got a plan

You're beautiful
You're beautiful
You're beautiful, it's true

I saw your face, in a crowded place
And I don't know what to do
Cause I'll never be with you

Yes, she caught my eye
As we walked on by
She could see from my face that I was
Fucking high
And I don't think that I'll see her again
But we shared a moment that will last till the end

You're beautiful
You're beautiful
You're beautiful, it's true
I saw your face, in a crowded place
And I don't know what to do
Cause I'll never be with you

You're beautiful
You're beautiful
You're beautiful, it's true

There must be an Angel with a smile on her face
When she thought up that I should be with you

But it's time to face the truth
I will never be with you..
(by : James Blunt)
Read full post »

Tuesday, December 04, 2007

Yang Paliiingg....

0 comments

"Yang paling dekat dengan diri kita adalah kematian, yang paling jauh dari diri kita adalah masa lalu, yang paling besar di dunia ini adalah nafsu, yang paling berat di dunia ini adalah amanah, yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan shalat, yang paling tajam di dunia ini adalah lidah manusia."



(Imam Al-Ghazali, 1058 - 1011)


Read full post »

Tuesday, November 27, 2007

How Narsis Are U??!

2 comments


Narsis. Cap ini biasanya ditujukan buat orang2 yang memuja dirinya sendiri, mencintai dan memandang dirinya dengan berlebihan, talk about him/herself too much, egois, serta punya PeDe yang gak ketulungan. Orang narsis biasanya seneng banget membanggakan (baca : menyombongkan) dirinya dan berharap orang lain memberikan pujian.

Istilah narsis ini sendiri ternyata berasal dari seorang tokoh dalam mitologi Yunani, yaitu Narcissus, seorang pemuda yang luar biasa tampan dan gagah *yah, levelnya dikiiit lah di bawah saya*. Nah, karena ketampanannya inilah dia banyak digila-gilai wanita, malah konon katanya banyak juga cowok yang tergila-gila sama dia. Gila yah?? *halah*

Sampai suatu hari ada seorang dewi bernama Echo yang jatuh cinta sama dia. Tetapi Narcissus menolak dewi itu mentah-mentah. Ini membuat Echo merana dan menderita. Dalam penderitaannya, Echo berdoa (atau mengutuk?) agar Narcissus jatuh cinta sama dirinya sendiri. Ternyata Nemesis mendengar doa Echo, dan kemudian mengutuk Narcissus supaya jatuh cinta sama bayangannya sendiri. Dan kemudian kutukan itu menjadi kenyataan *dengan izin Allah SWT tentunya :-p* ketika Narcissus melihat bayangan dirinya di sebuah kolam. Dia tidak henti2nya mengagumi sosok yang terlihat dari pantulan air kolam itu. Dia teruuuuss memandangi bayangan dirinya hingga Malaikat Izrail mencabut nyawanya. Nah, di tempat dimana dia meninggal itu kemudian tumbuhlah bunga yang akhirnya dinamakan bunga Narcissus.

Cerita yang menarik yah??
Sebenarnya masih ada beberapa versi cerita lain tentang si Narcissus ini. Kalo mau tau, silahkan baca aja sendiri ya di sini.

Sekarang, kita kembali ke laptop.

[Mode NARSIS : ON]

Saya percaya bahwa sebenernya setiap orang punya kecenderungan untuk menjadi narsis. Hanya saja, kadar kenarsisan ini akan berbeda-beda pada setiap orang. Saya misalnya, termasuk orang yang memiliki kadar kenarsisan yang sangat rendah. Walaupun sebenernya saya memiliki wajah yang sangat pantas untuk dinarsiskan. Faktanya, saya memang ganteng. Itu sudah fakta. Gak bisa diperdebatkan lagi. Titik. Namun toh, dengan fakta seperti itu saya gak merasa harus menarsiskan diri dengan sering2 mengatakan kalau saya ganteng. Karena saya tahu, tanpa banyak berkatapun, orang2 sudah pada tahu kalo saya itu ganteng (It’s an indisputable fact, remember??).

Eh, tapi jangan salah yah. Penyakit narsis ini gak mesti menjangkiti orang2 ganteng seperti saya saja. Orang jelek pun bisa narsis juga loh, asalkan dia memiliki kadar kepercayaan diri yang berlebih. Masalahnya, orang jelek yang narsis bisa sepuluh kali lipat lebih menjengkelkan dibanding orang ganteng (seperti sayah contohnya) yang narsis :-D

Kalo anda pengen tau apakah anda termasuk orang narsis atau bukan. Atau anda pengen tau sejauh mana tingkat kenarsisan anda, saya punya beberapa contoh dan gejala orang2 yang sudah dijangkiti penyakit narsis diatas stadium 7. Nah, kemungkinan besar anda adalah seorang penderita narsis kronis jika anda :

  • Otomatis suka berhenti dan cengar-cengir sendiri kalo ketemu objek2 yang bisa memantulkan bayangan anda (ex: cermin, kaca spion angkot, jidat licin, air kobokan, dsb)

  • Seneng berlama-lama memandangi cermin dengan tatapan terkagum-kagum, sambil berkata dalam hati : “Amboiii, elok nian makhluk dalam cermin itu...” Atau suka tiba2 marah sama setiap cermin yang anda lewatin sambil nunjuk dan berteriak : “An***it!! Siapa yang ngasih loe hak jadi orang sebegitu cakepnya!!”

  • Merasa berkewajiban untuk langsung menoleh dan bilang terima kasih sama orang di deket kita yang bilang : “ih...gantengnya....” atau “ih..cakepnya...” atau kalimat2 yang sejenis. Siapa tahu yang dia maksud itu anda, bukan aktor/aktris dalam poster film yang mereka liat.

  • Dalam setiap doa anda selalu ada bunyi doa seperti ini : “ Ya Allah, terima kasih karena telah menciptakan aku begitu ganteng/cantik. Tolong kasihanilah orang2 gak beruntung yang ngga seganteng/secantik aku...”

  • Punya motto hidup : Pujilah dirimu sendiri, sebelum memuji orang lain.

  • Di folder ‘Image/Pictures’ dalam HP atau komputer anda, komposisi filenya adalah... (maksimal) 10% foto anda dan orang lain (temen, keluarga, pembantu, supir, tukang kebun, abang sayur, piaraan, dll), dan (minimal) 90% sisanya adalah foto diri (sendirian) dengan berbagai macam pose, dari mulai pose biasa sampai pose yang luar biasa aneh.
    (FYI : definisi ‘pose aneh’ disini adalah pose yang gak sesuai kaidah EYD...eh, UU Anti Pornografi maksudnya, dan gak layak diperlihatkan terutama sama anak di bawah umur, karena akan menimbulkan efek traumatis seperti sesak nafas, keringat dingin, jantung berdebar kencang, hidung meler, bibir pecah-pecah serta susah buang air besar *halah*),

    Note : Mengenai ‘pose2 aneh’ ini, udah banyak contoh kasus dimana di internet ditemukan foto2 tipe ‘pose aneh’ ini, yang lumayan bikin heboh. And as far as i know, gak satupun wajah2 dalam foto tersebut menunjukkan wajah terpaksa. Semuanya dalam pose penuh senyum dan seneng. Itu artinya mereka melakukan ‘sesi pemotretan’ dalam situasi suka dan rela toh?? Right??

Gejala2 di atas hanya sebagian kecil saja dari gejala2 penyakit narsis. Masih banyak lagi gejala dan contoh yang lain. Silahken tambahin aja sendiri yah.

Well, kalo menurut saya, sedikit narsis itu memang perlu. Toh, kita memang wajib mencintai diri sendiri. IMHO, itu adalah salah satu wujud syukur kita kepada Allah SWT. Dengan mencintai diri sendiri, kita akan menjaga semua hal yang telah diamanatkan oleh Allah SWT sama kita, dan memanfaatkannya untuk hal yang positif tentunya.

Cintailah diri kita sendiri, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Dengan sedikit narsis, kita bisa berkembang menjadi orang yang punya PeDe, optimis dan selalu berfikir positif :-D

Cheers!!

Read full post »
 

Copyright © CARPE DIEM!!! Design by Free CSS Templates | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger